π f(x) θ Σ

MATIKA°

Menyiapkan laboratorium matematika...

Materi 1 - Pengertian Fungsi Invers

Fungsi invers adalah fungsi kebalikan dari suatu fungsi. Jika f(x) menghasilkan y, maka f⁻¹(y) akan menghasilkan x kembali. Dengan kata lain, fungsi invers membatalkan proses dari fungsi awal.

Contoh:
Jika f(3) = 7, maka f⁻¹(7) = 3.

Materi 2 - Syarat Fungsi Memiliki Invers

Suatu fungsi memiliki invers yang juga merupakan fungsi jika setiap nilai output hanya berasal dari satu nilai input. Syarat ini disebut fungsi satu-satu atau injektif. Pada grafik, fungsi satu-satu dapat diuji dengan garis horizontal. Jika garis horizontal memotong grafik lebih dari satu titik, maka inversnya tidak menjadi fungsi.

Materi 3 - Cara Mencari Invers Fungsi Linear

Langkah-langkah:

  1. Ubah f(x) menjadi y.
  2. Tukar posisi x dan y.
  3. Selesaikan persamaan sehingga y berdiri sendiri.
  4. Ganti y menjadi f⁻¹(x).
Contoh:
f(x) = 2x + 1
y = 2x + 1
x = 2y + 1
x - 1 = 2y
y = (x - 1) / 2

Jadi, f⁻¹(x) = (x - 1) / 2

Contoh titik:
f(3) = 2(3) + 1 = 7
Maka f⁻¹(7) = 3

Titik pada grafik asal: (3, 7)
Titik pada grafik invers: (7, 3)

Laboratorium Grafik

Kontrol Fungsi Linear

f(x) = ax + b

Penyelesaian Otomatis

Kontrol Fungsi Kuadrat

f(x) = ax² + bx + c

Catatan: Fungsi kuadrat secara umum tidak selalu memiliki invers yang berupa fungsi karena grafik parabola dapat dipotong garis horizontal di dua titik. Agar memiliki invers sebagai fungsi, domain harus dibatasi.

Materi Tambahan - Bentuk Grafik Fungsi Kuadrat

Untuk fungsi kuadrat f(x) = ax² + bx + c, bentuk grafik dipengaruhi oleh koefisien a dan diskriminan D = b² - 4ac.

Jika a > 0:

Parabola terbuka ke atas.

  • D > 0: Parabola memotong sumbu X di dua titik berbeda.
  • D = 0: Parabola menyinggung sumbu X di satu titik.
  • D < 0: Parabola tidak memotong sumbu X dan berada di atas sumbu X.

Jika a < 0:

Parabola terbuka ke bawah.

  • D > 0: Parabola memotong sumbu X di dua titik berbeda.
  • D = 0: Parabola menyinggung sumbu X di satu titik.
  • D < 0: Parabola tidak memotong sumbu X dan berada di bawah sumbu X.

3 Cara Menyelesaikan Persamaan Kuadrat

1. Pemfaktoran

Bentuk: (x - x₁)(x - x₂) = 0

Contoh:
x² + 5x + 6 = 0
(x + 2)(x + 3) = 0
x₁ = -2 dan x₂ = -3

2. Kuadrat Sempurna

Bentuk: (x + p)² = q

Contoh:
x² + 6x + 5 = 0
x² + 6x = -5
(x + 3)² = 4
x + 3 = ±2
x₁ = -1 dan x₂ = -5

3. Rumus ABC

Rumus: x = (-b ± √D) / 2a

D = b² - 4ac

Contoh:
2x² - 5x - 3 = 0
a = 2, b = -5, c = -3
D = (-5)² - 4(2)(-3) = 49
x = (5 ± √49) / 4
x = (5 ± 7) / 4
x₁ = 3 dan x₂ = -0,5