π f(x) θ Σ

MATIKA°

Menyiapkan laboratorium matematika...

Materi 1 - Pengertian Fungsi Komposisi

Jika ada dua fungsi f dan g, maka komposisi f terhadap g ditulis:

(f ∘ g)(x) = f(g(x))

Artinya, kerjakan g(x) terlebih dahulu, lalu hasilnya dimasukkan ke fungsi f.

Contoh:
f(x) = 2x
g(x) = x + 1

(f ∘ g)(3) = f(g(3))
g(3) = 3 + 1 = 4
f(4) = 2(4) = 8

Jadi, (f ∘ g)(3) = 8

Materi 2 - Aturan Membaca Notasi

Simbol (f ∘ g)(x) dibaca dari kiri ke kanan, tetapi dikerjakan dari kanan ke kiri.

Artinya: f(g(x))
Yang dikerjakan pertama adalah g(x), lalu hasilnya masuk ke f(x).

Materi 3 - f ∘ g Berbeda dengan g ∘ f

Fungsi komposisi tidak selalu komutatif.

f ∘ g ≠ g ∘ f

Contoh:
f(x) = 2x
g(x) = x + 1

(f ∘ g)(3):
g(3) = 4
f(4) = 8

(g ∘ f)(3):
f(3) = 6
g(6) = 7

Hasilnya berbeda, maka f ∘ g tidak sama dengan g ∘ f.

Materi 4 - Syarat Komposisi

Tidak semua fungsi bisa dikomposisikan. Syaratnya, hasil dari fungsi pertama harus masuk ke daerah asal fungsi kedua. Dengan kata lain, range fungsi pertama harus sesuai dengan domain fungsi berikutnya.

Materi 5 - Sifat Asosiatif

Komposisi fungsi bersifat asosiatif.

(f ∘ g) ∘ h = f ∘ (g ∘ h)

Artinya, pengelompokan fungsi tidak mengubah hasil, selama urutannya tetap sama.

Materi 6 - Fungsi Identitas

Fungsi identitas adalah fungsi yang tidak mengubah nilai input.

I(x) = x

Sifat: f ∘ I = I ∘ f = f

Contoh:
f(x) = 3x + 2
I(x) = x
f(I(x)) = f(x) = 3x + 2

Materi 7 - Komposisi dengan Invers

Fungsi dan inversnya saling membatalkan.

f ∘ f⁻¹ = I

f⁻¹ ∘ f = I

Contoh:
f(x) = 2x + 1
f⁻¹(x) = (x - 1) / 2
f(f⁻¹(x)) = 2((x - 1)/2) + 1 = x

Materi 8 - Invers Komposisi

Invers dari komposisi fungsi memiliki urutan terbalik.

(f ∘ g)⁻¹ = g⁻¹ ∘ f⁻¹

Artinya, jika memakai g dulu lalu f, maka saat dibalik yang dilepas pertama adalah f⁻¹, lalu g⁻¹.

Simulator Mesin Komposisi

Kontrol Komposisi Linear

Alur Perhitungan

Input Awal
x = 3
Mesin 1
g(x)
Hasil Mesin 1
-
Mesin 2
f(x)
Output Akhir
-

Kontrol Komposisi Kuadrat

Alur Perhitungan

Input Awal
x = 3
Mesin 1
g(x)
Hasil Mesin 1
-
Mesin 2
f(x)
Output Akhir
-

Area Berbahaya / Kesalahan Umum

  1. Mengira (f ∘ g)(x) sama dengan f(x) × g(x).
    Padahal komposisi bukan perkalian.
  2. Lupa bahwa fungsi bagian dalam dikerjakan lebih dulu.
  3. Salah substitusi karena tidak memakai tanda kurung.
    Contoh salah:
    f(x) = x²
    g(x) = x + 2
    f(g(x)) harusnya (x + 2)², bukan x² + 2.